PENGARUH OBJEK WISATA AIR TERJUN TUNAN TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN WISATAWAN DI KABUPATEN MINAHASA UTARA
Keywords:
pengaruh, objek wisata, air terjun, wisatawanAbstract
Pariwisata di Indonesia cukup menjanjikan karena negara Indonesia terdiri dari kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke dengan beribu-ribu pulau yang termasuk di dalamnya, yang memiliki keanekaragaman budaya dalam mendukung pembangunan di sektor kepariwisataan.Pengembangan kepariwisataan berkaitan erat dengan pelestarian pengembangan budaya bangsa, dengan memanfaatkan seluruh potensi keindahan dan kekayaan alam Indonesia.Pemanfaatan disini bukan berarti mengubah secara total, tetapi lebih berarti mengelolah, memanfaatkan dan melestarikan setiap potensi yang ada, dimana potensi tersebut dirangkaikan menjadi satu daya tarik wisata. Kabupaten Minahasa Utara (MINUT) merupakan salah satu dari 15 Kota dan Kabupaten di Provinsi SULUT dengan ibu kota Airmadidi sekitar 19km dari Manado. Daerah ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Minahasa dengan luas wilayah 918,87 km dengan jumlah penduduk 161,727 jiwa. Berdasarkan kondisi geografis serta faktor pendukung yang ada, pariwisata MINUT sangat potensial sebagai daya tarik wisata seperti; seperti objek wisata alam air terjun dengan air yang jernih dan alami. Namun masih ada keluhan dari pengunjung megenai keamanan di sekitar objek wisata dan ketidaksadaran masyarakat untuk menjaga objek wisata. Disamping itu juga adanya masyarakat yang mencari keuntungan dengan menjual makanan dan minuman di sekitar objek wisata Air Terjun Tunan.Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti mengajukan penelitian tentang objek wisata alam dengan judul penelitian. “Pengaruh Objek Wisata Air Terjun Tunan Terhadap Tingkat Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Minahasa Utara”.
References
Damardjati. 2006. Istilah-Istilah Dunia Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita
Djatmiko, Yayat, 2002. Perilaku Organisasi. Bandung: Alfabeta
Fandeli, Chadif. 2000. Dasar-dasar Manajemen Kepariwisataan Alam. Yogyakarta
Ismayanti. 2010. Pengantar Pariwisata, Jakarta: Kompas Gramedia
Kaelola, Akbar 2009. Kamus Istilah Politik Kontemporer.Yogyakarta: Cakrawala
Kuntowijoyo, 1991. Tinjauan Historis Pembangunan Pariwisata Di Indonesia. Jakarta
Marpaung, Happy, 2000. Pengetahuan Kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.
Nyoman, Pendit 1999. Ilmu Pariwisata: Sebuah Pengantar Perdana. Yogyakarta: Pradnya Paramita
Pitana dan Diarta. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata, Yogyakarta: Andi
Pitana dan Gayatri. 2005. Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Sugiyono, 2011. Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Suwantoro. 2004. Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Tyas.Kamus. 2003. Bahasa Indonesia Populer. Jakarta: Diva Ilmu
UU no, 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan
Wacik, 2004. Informasi Pariwisata Nusantara, Jakarta: Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.
Wardiyanta 2010. Metode Penelitian Pariwisata, Yogyakarta: Andi
Yoeti. 1996. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa Kiaracondong.